Artwork Cigarette

PUTIHArtwork untuk lagu Cigarette karya Abdul Karim ini dibuat dengan teknik Linocut. Teknik tersebut adalah teknik membuat ukiran yang berfungsi seperti cap atau stencil pada media karton linoleum kemudian diberi tinta dan ditempelkan di kertas sehingga menghasilkan gambar yang diinginkan pada kertas tersebut.

20160610220937

Sedikit tentang Abdul Karim Sharief, lahir di Jakarta pada 29 Juni 1996, akrab disapa Karim, ia merupakan teman satu rumah kos dengan gitaris kami Alam. Karim sekarang masih berkuliah di jurusan Seni Rupa Murni di salah satu institut di kota Bandung. Jadi suatu hari Karim lagi latihan membuat gambar dengan teknik ini, kemudian Alam melihat hasil gambarnya kebetulan gambarnya adalah gambar pasangan yang sedang tiduran (sebenarnya gambar pasangan yang lagi berbagi sebatang rokok sehabis berhubungan seks).

Untitled-Scan

Sebenernya sih ini hanya bahan latian eksperimen karim yang lagi belajar teknik linocut, pas pulang kuliah tiba-tiba aja ngasihin ke Alam lembaran kertas gede gitu,

“nih lam buat lu dipajang di kamar” katanya,

asalnya Alam mengira ini digambar dengan cara manual biasa. Pas Alam liat gambarnya ternyata kaya nyambung-nyambung dikit banyak sama salah satu lagu band Alam kan, akhirnya Alam nawarin Karim agar bahan latihannya itu dijadiin artwork band dia dengan imbalan dijajanin dua kali makan malem, akhirnya Karim pun setuju dan jadilah gambar tersebut sebagai Artwork lagu Cigarette nya Jonkoppings.

Cek juga:

Facebook Kariim

https://www.instagram.com/riim.ka/

Teraskustik #47

1432494196141 Ini semua berawal dari kebingungan Alam yang sudah mulai memasuki masa liburan kuliah namun bingung mau ngapain untuk mengisi waktu liburan tersebut. Alam pun iseng-iseng menghubungi Aditya (Manyin) yang merupakan temen sewaktu SMA untuk meminta informasi tentang acara yang sedang membutuhkan band untuk bermain. Nah, Manyin pun langsung menawarkan Jonkoppings untuk main di Teraskustik (Acara gig yang diadakan sebulan sekali di Amphitheatre mall Teraskota BSD). Setelah konfirmasi dan sepakat dengan personel lainnya, Jonkoppings pun siap untuk tampil di Teraskustik pada hari Minggu 24 Mei 2015. 1432494240764 Sebenarnya Jonkoppings sudah pernah akan bermain di acara Teraskustik pada akhir tahun 2014, namun gagal karena banyak personel yang berhalangan. Waktu itu Aldian masih sibuk dengan mata kuliah studio arsitekturnya pada semester pertama,mengingat ia telah memutuskan untuk meninggalkan kuliahnya yang lama di IPB dan memutuskan untuk kuliah di kampus Binus jurusan Arsitektur, Alam tidak bisa hadir karena harus tinggal di Bandung untuk kuliah lalu Jarwo juga tidak bisa ambil cuti karena baru saja mengambil pekerjaan di tempat yang baru. Tetapi akhirnya Jonkoppings pun kesampaian untuk main di Teraskustik pada tahun 2015. Acara Teraskustik tersebut merupakan acara yang ke 47 dan juga bertepatan dengan hari ulang tahun media partner Infopensi yang ketiga. Selain Jonkoppings, acara tersebut juga turut diramaikan oleh band-band seperti Kursi Kayu dan Vellarose. 1432494208360 Semua personel standby dan kumpul pukul 19.30 WIB saat itu, beserta empat orang teman tongkrongan sebagai crew dan fotografer. Sedangkan, Ari dan Bulek (Aldian) langsung menuju ke TKP karena tempat tinggal mereka yang dekat dengan lokasinya. Untung saja pada hari Minggu itu Jarwo (Fajar) pulang cepat dari tempat kerjanya, sehingga tidak perlu mencari vokalis additional untuk menggantikannya. 1432494201075 Jonkoppings tampil sekitar pukul sembilan malam lewat sebagai band terakhit yang tampil dan membawakan delapan lagu. Lagu pertama adalah Detourne dari The S.I.G.I.T. kemudian dilanjutkan dengan Highway to Hell dari band Rock and Roll legendaris yaitu AC/DC. Setelah itu lagu yang dibawakan adalah lagu Jonkoppings sendiri yaitu Jalan Raya diikuti oleh cover version dari lagu Black Amplifier (The S.I.G.I.T.), Gadis Suku Pedalaman (Morfem) dan Rayakan Pemenang (Morfem). Kemudian, lagu Cigarette ciptaan Emir pun turut dibawakan setelahnya. Setelah itu, lagu yang terakhir merupakan lagu dari Black Sabbath berjudul Ironman yang biasa Jonkoppings bawakan sebagai lagu terakhir di setiap penampilan mereka. 1432494187424 Nah bagi kalian yang penasaran dengan Infopensi, bisa cek link dibawah ini untuk tahu perkembangan dan info-info tentang acara pensi yang akan diselenggarakan: INFOPENSI Instagram : @Info_pensi Web : www.infopensi.com Email: infopensi@gmail.com Channel Youtube : InfoPensi Twitter : @Infopensi *Teraskustik (Twitter : @TERASKUSTIK )

An Action #7 “Empowering Imaginative”.

An Action #7 “Empowering Imaginative”, merupakan acara yang diadakan oleh mahasiswa Adiministrasi Niaga dari Politeknik Swadharma. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu malam, 23 Mei 2015. Selain Jonkoppings, acara tersebut juga turut diramaikan oleh band-band seperti Daydream, Ngablues, Why-Pho-Ebe dan Famous of Wizzm (FAW).  Lokasi acara tersebut adalah di kawasan South City, Pondok Cabe, tepatnya di depan tempat makan Eat Republic.

Jonkoppings naik panggung sekitar pukul 20.00 WIB. Alhamdulillah pada hari itu kami dapat bermain dengan formasi lengkap. Namun ada cerita menarik sebelum mereka manggung di acara tersebut. Jadi, pada awalnya seua personel mengira acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 24 Mei bersamaan dengan diselenggarakannya acara Teraskustik. Alam yang sudah pernah mengcancel acara Teraskustik tentu merasa sangat tidak enak dengan Adit yang sudah memberikan kesempatan bagi Jonkoppings untuk berain di Teraskustik. Sedangkan panitia acara An Action juga sudah membooking Jonkoppings sejak bulan April 2014 lewat kontak dengan Ari. Maka dari itu para personel sempat bingung untuk mengubah jadwal main mereka menjadi sore hari agar tidak bentrok dengan acara Teraskustik.

Setelah berdiskusi lewat grup Line untuk waktu yang cukup lama, tiba-tiba Alam menyadari ada perbedaan di antara kedua pamflet acara tersebut. Ternyata acara An Action diadakan pada tanggal 23 Mei sedangkan Teraskustik pada 24 Mei, langsung semua personel merasa lega akan kesadaran mereka yang terlambat itu. Dan akhirnya Jonkoppings berhasil bermain di kedua acara tersebut tanpa harus mengubah jadwal mereka.

Sebelum tampil di sana, Jonkoppings memutuskan untuk latihan terlebih dahulu karena pada lusa hari Minggunya mereka juga akan tampil di acara Teraskustik sehingga Jarwo sang vokalis yang bekerja di tempat yang baru tidak akan sempat untuk latihan lagi pada hari Minggunya. Setelah latihan, semua personel segera bersiap-siap untuk manggung pada malam harinya. Mereka kumpul seperti biasa di tongkrongan mereka, kemudian berangkat sekitar pukul 19.00 WIB menuju lokasi manggung.

Jonkoppings membawakan 6 lagu dalam acara tersebut. Lagu pertama adalah cover version dari lagu Black Summer (The S.I.G.I.T.), kemudian dilanjutkan dengan Highway to Hell dari AC/DC. Setelah itu, lagu ketiga adalah lagu Jonkoppings sendiri yaitu Jalan Raya, diikuti oleh cover version kembali dari Black Amplifier dan Detourn yang keduanya merupakan lagu dari band Rock asal Bandung, The S.I.G.I.T. . Kemudian lagu terakhir yang mereka bawakan pada malam itu adalah Ironman dari Black Sabbath. Setelah selesai para personel pun segera pulang untuk beristirahat, mengingat keesokan harinya mereka akan bermain di event selanjutnya yaitu Teraskustik yang diadakan di Amphitheatre mall Teraskota BSD.

NEPAL CUP 11



1420211405007

Sabtu,24 Januari 2015 merupakan hari H dari closing acara yang diselenggarakan oleh SMAN 3 Tangerang Selatan, yaitu Nepal Cup 11 yang bertajuk Dinamika Nomina “Tercetus Terang Baharu”. Acara tersebut merupakan panggung pertama Jonkopping pada tahun 2015. Closing dari Nepal Cup 11 diadakan di Rooftop Pamulang Square dengan guest star Naif dan Midnight Quickie. Alam (Ulama Andika) pada saat itu hampir tidak bias hadir dalam acara tersebut karena ia sudah tinggal dan kuliah di Bandung pada saat itu. Sehingga personel lainnya pun telah mempersiapkan Wim (Ahsani Taqwim) yang sudah biasa untuk menggantikan pada posisi Alam sebagai gitaris. Untung saja pada tanggal tersebut Alam tidak ada jadwal kuliah dan praktikum sehingga Jonkoppings dapat tampil dengan formasi lengkapnya.1422369614468

1422371017404

Alam berangkat dari Bandung sekitar pukul 10 pagi, dan untungnya Jonkoppings tampil sekitar pukul 16.30 WIB sehingga sepat bagi Alam untuk berangkat pulang-pergi Pamulang-Bandung. Untung saja jalanan tidak macet sehingga Alam sapai di Pamulang sekitar pukul 14.00 WIB. Akan tetapi, Ari sempat mengalami kendala karena terjebak macet waktu menjemput pacarnya di Alam Sutera. Para personel pun sempat panik, untungnya Ari berhasil sampai ke lokasi 15 menit sebelum Jonkoppings naik panggung dan juga jadwalnya pun sedikit ngaret sehingga masih ada waktu untuk santai sebelum naik panggung.1422122118915

1422369854419

Dalam acara ini Jonkoppings membawakan 3 lagu, yang pertama adalah Highway to Hell dari AC/DC. Kemudian lagu kedua yang dibawakan adalah lagu mereka sendiri yang berjudul Jalan Raya. Setelah itu, lagu terakhir merupakan lagu yang sudah disiapkan dari jauh-jauh hari dan sudah dilatih sematang mungkin, lagu tersebut adalah lagu dari band Heavy Metal legendaris asal Inggris Black Sabbath yang berjudul Ironman. Ini juga merupakan penampilan pertama dimana Jonkoppings membawakan lagu tersebut. Respon penonton pun cukup baik dan antusias dengan setlist yang disusun oleh Jonkoppings meskipun hanya berisikan 3 buah lagu.

1422369688150

Secara keseluruhan, sound yang disediakan oleh panitia cukup baik, Jonkoppings tidak mengalami masalah dan kendala pada saat checksound. Ukuran panggung dan venuenya juga cukup luas. Lagu Ironman pun sangat puas dibawakan dengan sound dan venue seperti itu.

14223710135141422204330919

Bagi kalian yang tidak datang kemarin dan ingin melihat lagu Ironman yang dibawakan oleh Jonkoppings, bisa langsung klik link berikut nih: https://www.youtube.com/watch?v=IpIaa4P-MvM

NEPAL CUP 10

1508062_10201395015904438_225168647_n1525474_10201395014424401_449233025_n - Copy

Tepat 6 hari yang lalu yaitu pada hari Sabtu tanggal 11 Januari 2014 untuk yang kedua kalinya kami kembali bermain di Nepal Cup 10 (acara pensi SMAN 3 Tangsel, SMA Aldian dan Rommy). Sempat sedikit panik karena terjebak macet di perjalanan, akhirnya kami berhasil tiba tepat waktu di venue.

1513195_10201395013304373_429738298_n - Copy1609818_10201395017504478_2074472875_n

Acara yang diselenggarakan di Radiant Hall, Gintung, Rempoa ini turut mengundang Gribs dan Adera sebagai bintang tamunya. Kami naik panggung sekitar pukul 16.20 WIB, membawakan 5 lagu yang 2 diantaranya telah kami upload ke Youtube.

1517448_10201395041705083_160794303_n1604650_10201395048945264_898863454_n

Bagi kalian yang minggu lalu tidak sempat hadir, kalian dapat menonton video hasil rekaman dari Ahmad Mauludi ini.

Latihan Paling Pertama

Kalau gak salah video ini diambil ketika libur penjurusan SMA, waktu para personil naik dari kelas 1 ke kelas 2. Sebenernya ini belum bisa dikatakan latihan band, niatnya ya cuma jamming karena Alam, Emir dan Rommy plus bassist gacokan baru Aldian baru ngeband bareng lagi :p . Nah hasil proses dari jamming-jamming itu berhasil menghasilkan lagu ini nih, padahal masih belum punya vokalis pada saat itu.

Cukup seneng juga sebenernya bisa nemuin video ini di folder-folder gak jelas di laptop 😀 kalau gak salah video ini diambil oleh Wim make hape Blackberrynya.

Yaudah segitu saja pengantarnya 🙂 selamat menikmati bagian kecil dari sejarah kami hehe

Anaesthetic Corpse

Anaesthetic Corpse merupakan band lain dari gitaris Alam dan vokalis Jarwo. Sebenarnya band ini sudah jauh lebih tua dari Jonkoppings. Pada awalnya, band ini merupakan band metal yang berisi Emir, Jarwo dan Rommy pada saat masih SMP. Band ini didirikan oleh gitaris sepupuan Bagus-Dimas yang waktu SMP kelas 2 sekelas dengan Emir dan Rommy, formasi awalnya adalah Jarwo pada vokal, Emir di bass, Bagus Wibowo dan Dimas Fajar pada gitar, serta Rommy pada drum.

Awalnya band ini beraliran Metalcore dan hanya main di acara sekolah saja. Namun pada awal mereka masuk SMA , band ini sempat vakum. Emir, Rommy dan Dimas keluar dari band karena sudah tidak cocok dan sibuk dengan urusan sekolahnya masing-masing.

IMG_4235

Lalu sekitar tahun 2011, Bagus berinisiatif untuk menghidupkan band ini kembali, dengan merekrut Alam di posisi bass dan Wim di gitar. Kemudian mereka juga merekrut Nadir yang merupakan kenalan Wim untuk bergabung sebagai Drummer. Jadi selain di Jonkoppings Alam dan Jarwo juga merupakan personil tetap di Anaesthetic Corpse, dan tidak jarang pula Anaesthetic dan Jonkoppings main sepanggung.

Buat yang penasaran dengan Anaesthetic Corpse bisa klik di:

Bantu like dan support ya :p